Salam Kamis menulis, Sahabat Lage
Hari ini Kamis, 11 Pebruari 2021 mencoba jawab tantangan Kamis Menulis Lagerunal dengan 3 kata: terima, sadari, perbaiki.
Bisa dibilang curhat. Tentang hari ke 3 PTM (Pembelajaran Tatap Muka) bulan Pebruari ini di sekolah kami
Hari ini Kamis, 11 Pebruari 2021, sidak dari tim Pemantau Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka. Tim gabungan dari unsur Disdikbud Kabupaten, Diskes, Satpol PP, Satgas Desa, juga dari TNI. Namanya sidak tidak ada pemberitahuan lebih dulu. Walaupun sekolah sudah disiapkan sebelumnya sejak edaran diterima tertanggal 08 Pebruari 2021, tak urung aku cukup terkejut, karena hari ini belum sempat lihat ke kelas-kelas. Kemarin tidak ke sekolah sebab ada keperluan menemani Pak Swami ke dokter. Pagi tadi sesampai di sekolah langsung masuk ruangan menemui tamu wali siswa.
Memang, dilihat realitas di lapangan, selalu ada kekurangan dalam pengelolaan sekolah menerapkan protokol kesehatan. Sekolah sudah berusaha melengkapi sarana yang berkaitan protokol kesehatan PTM. Menyediakan masker untuk siswa yang telah dibagikan ke masing-masing siswa. Thermogun, tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun sudah disediakan. Penyemprotan desinfektan untuk ruangan juga sudah dilakukan.
“Lebih dari 90% sudah dilaksanakan, kata salah satu anggota tim”, sambil beliau mengisi buku tamu. Aku mengangguk saja sambil sedikit senyum. Kekurangan utamanya pada penerapan protokol kesehatan oleh siswa.
“Terima saja hasil pantauan mereka, tak perlu berargumen alasan”, pikirku. Kusadari memang begitulah keadaannya. Kami pihak sekolah sudah berusaha. Bagi kami, penerapan protokol kesehatan menghadapi kendala terkait pembiasaan. Pembiasaan pakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, tidak bisa serta merta dan hanya dilaksanakan oleh sekolah. Pembiasaan memerlukan dukungan dari orang tua, dan terlebih lagi masyarakat. Mayoritas siswa setelah pulang sekolah, sampai di rumah atau di lingkungan bermain dan tempat tinggalnya segera saja menanggalkan atribut “protokol kesehatan” yang telah dilakukannya. Jika selalu demikian, pembiasaan akan sangat panjang prosesnya sampai menjadi kebiasaan.
Walaupun demikian, sebagai pengelola sekolah dan pendidik tetap optimis. Tetap berusaha perbaiki kekurangan-kekurangan yang terjadi. Tetap berusaha menerapkan kebiasaan baru.
Salam Literasi
#11Pebruari2021KamisMenulisLagerunal
#terimasadariperbaiki
selalu harus ada perbaikan ya bu...
BalasHapusIya Bu. Begitulah....
HapusSemangat ibu....smg d beri kemudahan kelancaran pembelajaran
BalasHapusAamiin
BalasHapusSemanaggattttt,,,
BalasHapusSalam semangat juga.
HapusSemangat menulis
Terus semangat Bu! Sekolahnya luar biasa kami masih berkutat dengan tidak boleh sekolah tatap muka...
BalasHapusSekolah masa pandemi, PTM ataupun BDR, dua2nya perlu nambah power Pak.
HapusTerimakasih sdah berkunjung
Bunda Hj, trimks tulisannya keren... Semoga covid. 19 cepat berlalu. Kita bisa mengajar seperti biasa, Aamiin...
BalasHapusTrims juga kunjungannya.
HapusAamiin
Hebatttt, sudah mulai tatap muka.
BalasHapusSekolah saya masih BDR,
Tetap melaksanakan protokol kesehatan.
Siap dan semangat Pak Keren
HapusMemang susah Bu, mengingatkan anak2 sudah dg berbagai cara, tapi tetap saja begitu. Bagi masyarakat di kampung, corona itu hanya cerita, haduuh...
BalasHapusYah seperti itu bu.
HapusYang penting sudah berusaha maksimal. Segala kekuranganitu biasa yang penting tetap memperbaiki seperti yang diharapkan.
BalasHapusIya Bu,
HapusTerimakasih sdah mmpir
Iya Bu,tetap semangat.
BalasHapusSiap!!
HapusSituasi yang hampir sama dengan kondisi sekolah kami, begitu susah membiasakan anak-anak untuk selalu 3M. semoga pandemi ini segera berlalu..
BalasHapusAamiin
HapusApa pun yg dihadapi ttp cemunguuut ibu.
BalasHapusSemangat untuk semua Bu
HapusKeren tulisannya
BalasHapusMeski banyak kendala PTM lebih enak kali ya? Kangen tatap muka bu.
BalasHapusIya Bu
HapusKapan sekolah saya mulai PTM, ya? Kangen tatap muka 😪
BalasHapusSemoga segera Bapak
HapusSemoga segera PTM. Kasihan siswa belajar terasa hampa selalu kebingungan
BalasHapusIya Bu. Beda sekali hasil belajar daring dan PTM
HapusWah segera terbayang bertemu siswa
BalasHapusSenang bercampur galau. Sepertinya sekarang lebih susah mengajak siswa untuk disiplin
HapusSenengnya yang bisa ketemu siswanya. Rindu dendam terbalaskan dengan tuntas
BalasHapusIya Bapak
Hapus